Irham Aziz Instruksikan Pengurus IJS Mateng Perkuat Soliditas

Irham Aziz Instruksikan Pengurus IJS Mateng Perkuat Soliditas
BB - Mateng., Ketua Umum DPP Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Irham Aziz, S.IP., menginstruksikan pengurus IJS Kabupaten Mamuju Tengah yang baru dilantik untuk memperkuat komunikasi internal dan menjaga marwah organisasi. Hal ini ditegaskannya guna memastikan peran IJS sebagai wadah bernaung bagi para jurnalis berjalan optimal.
Dalam sambutannya, Irham menekankan agar setiap permasalahan yang dihadapi anggota di lapangan harus dikoordinasikan melalui jalur organisasi. Ia berharap tidak ada lagi anggota yang bergerak sendiri-sendiri tanpa melibatkan struktur yang ada.

"Jika ada permasalahan di lapangan yang tidak mampu diselesaikan di tingkat kabupaten, segera bawa ke tingkat provinsi. Organisasi hadir untuk saling membahu dan melindungi," tegas Irham Aziz di Aula Wisma Fadilah, Sabtu (7/2/2026).
Irham juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai fondasi utama dalam berorganisasi. Menurutnya, IJS di Mamuju Tengah harus menjadi contoh dalam membina hubungan baik dengan seluruh stakeholder melalui komunikasi yang sehat.

"Jangan terpengaruh dengan informasi yang bias di luar sana. Tetap optimalkan komunikasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuan kita berorganisasi adalah untuk kesejahteraan bersama, bukan sekadar kepentingan pribadi atau media masing-masing," tambahnya.
Selain penguatan internal, Irham mengungkapkan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari agenda maraton IJS di seluruh wilayah Sulawesi Barat. 
Setelah Mamuju Tengah, IJS dijadwalkan akan melaksanakan agenda serupa di Pasangkayu dan Polewali Mandar guna memastikan seluruh kabupaten di Sulbar memiliki kepengurusan yang sah dan aktif.(*34)
Share:

Pemkab Mateng Ajak IJS Seimbangkan Berita Pembangunan dan Fungsi Kontrol Sosial

Pemkab Mateng Ajak IJS Seimbangkan Berita Pembangunan dan Fungsi Kontrol Sosial
BB - Mateng., Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Kepala Dinas Kesehatan, Setia Bero, mengajak pengurus IJS yang baru dilantik untuk menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan. 

Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya keseimbangan (check and balance) dalam pemberitaan.
Setia Bero menyentil fenomena jurnalisme yang terkadang hanya muncul saat terjadi masalah, namun absen saat ada capaian pembangunan. 
"Jangan nanti jembatan ambruk baru muncul semua. Kontrol itu perlu, tapi publikasi pembangunan jangan sampai hilang. Harus balance, 1 berita kontrol, 9 lainnya adalah berita pembangunan," tuturnya.

Ia juga mengapresiasi peran jurnalis sebagai "mata dan telinga" pemerintah. Sebagai Direktur RSUD, ia mencontohkan bagaimana laporan wartawan mengenai kondisi fasilitas rumah sakit sangat membantu kebijakan pimpinan. 
"Masukan kecil seperti nampan plastik di ruang perawatan mungkin tidak terlihat oleh direktur, tapi berkat laporan media, kami bisa segera mengevaluasi. Itulah peran pengawasan yang kami harapkan," pungkasnya.(*34)
Share:

Ketua DPRD Mamuju Tengah Hadiri Langsung Musrenbang di Kecamatan Karossa.

Ketua DPRD Mamuju Tengah Hadiri Langsung Musrenbang di Kecamatan Karossa.
BB - Mateng., Dalam kegiatan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Kecamatan, Ketua DPRD Nirmalasari Aras. Menitipkan beberapa pesan kunci yang berkaitan dengan sinkronisasi aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

Berdasarkan hasil pemantauan Musrenbang 2026-2027, Pesan utamanya yang sering menekankan agar usulan dari desa/kecamatan tidak sekadar daftar keinginan, tetapi berfokus pada skala prioritas yang mendesak dan berdampak langsung pada masyarakat luas, apalagi di tahun ini kita dihadapkan pada situasi yang sangat sulit, dimana pada tahun 2025 ini kita dihadapkan dengan efisiensi. Di lanjut di Tahun 2026
Kata Ketua DPRD Mamuju Tengah Nirmalasari Aras. Meminta adanya sinergi yang kuat antara Pemerintah Kecamatan, SKPD, dan Anggota DPRD (pokok-pokok pikiran/Pokir) agar program yang diusulkan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Hari ini kita berada di Kabupaten Mamuju Tengah, di Kecamatan Karosa, melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Ini salah satu bentuk dari perhatian pemerintah kepada masyarakat yang ada di sini.
Kata Ketua DPRD Mamuju Tengah kita turun untuk bersilaturahmi langsung, juga ingin mendengarkan Aspirasi yang ingin disampaikan oleh masyarakat yang ada di Kecamatan Karosa ini. Ada yang bertanya-tanya, program yang sebelum-sebelumnya,
apakah sudah direalisasi atau belum?
Kata Ketua DPRD Mamuju Tengah, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini kita dihadapkan pada situasi yang sangat sulit, dimana pada tahun 2025 ini kita dihadapkan dengan efisiensi.
Jadi semua program 50% dipangkas.
Tahun 2026 ini juga masih sama. Tahun ini kita mengalami pengurangan anggaran sebanyak Rp.103 miliar,  lanjut ketua DPRD Mateng. Bahwa seandainya Rp.103M kita yang kelola maka ada kemungkinan pembangunan jalanan dan jembatan dan infrastruktur yang lain kita bisa bangun sesuai permintaan melalui Musrenbang ini. 

Lanjut, Selesai musrembang ini, kami DPRD akan melakukan reses, turun juga berkunjung ke konstituen masing-masing untuk melakukan silaturahmi, diskusi, untuk menampung aspirasi kebutuhan yang prioritas dibutuhkan oleh daerah Kabupaten Menuju Tengah.
Kami dari DPRD juga pada forum ini ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,
sekiranya jika ada program yang tahun lalu yang teman-teman kami, dari davil Karosa, Pak Marsud, ada Pak Mukhtar, ada Ibu Sirina,
masih ada yang belum terrealisasi, itu lagi-lagi karena keterbatasan anggaran. Tegasnya 

Dan mudah-mudahan kita berharap di 2027 nanti, semuanya sudah stabil, sehingga masyarakat yang ada di Kabupaten Menuju Tengah betul-betul bisa merasakan manfaat. Harapnya. (*34)


Share:

Sekda Mamuju Tengah. LITHA FEBRIANI S.E., M.S.E., Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Karossa


Sekda Mamuju Tengah. LITHA FEBRIANI S.E., M.S.E., Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Karossa
BB - Mateng., Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Bapperida menggelar Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Mamuju Tengah, secara resmi dibuka Sekda Mateng, bertempat di halaman Kantor Camat Karossa, Kamis (5/2). Musrenbang dihadiri secara langsung Ketua DPRD Mamuju Tengah,

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, para Kepala Perangkat Daerah, Saudara Camat Karossa;
Para Kepala Desa se-Kecamatan Karossa; Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, dan perwakilan organisasi perempuan, Segenap peserta Musrenbang.
“Akselerasi Transpormasi Ekonomi Melalui Hilirisasi Pertanian Dan Penguatan Kualitas SDM Yang Berdaya saing Dan Berkelanjutan".

Musrenbang Kecamatan ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan RKPD, untuk memberi ruang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan berpartisipasi aktif agar perencanaan pembangunan yang disusun benar benar inklusif, responsif dan berkelanjutan.

Sekda Mamuju Tengah, berpesan "Padaidi padaelo, sipatuo sipatokkong" adalah pepatah Bugis yang berarti "jika hanyut saling menolong, jika tumbang saling menegakkan, jika lupa saling mengingatkan," mencerminkan semangat gotong royong, saling mendukung, dan kebersamaan yang kuat dalam masyarakat Bugis, menegaskan nilai memanusiakan sesama manusia, saling menghargai, dan saling mengingatkan demi kebaikan bersama, sering dikaitkan dengan prinsip Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge.
Lebih lanjut Litha febriani menyampaikan pelaksanaan Musrenbang ini amanat UU No 25 tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional yang memberikan acuan penyusunan suatu perencanaan yang komprehensif dari tingkat pusat sampai ke desa.
Musrenbang ini diharapkan sebagai wadah dalam mewujudkan target pembangunan tahunan yang diintegrasikan kembali dalam rencana kerja perangkat daerah. (*34)

Share:

Kominfo Lahirkan Kerja Sama Dengan Insan Pers Mamuju Tengah

Kominfo Lahirkan Kerja Sama Dengan Insan Pers Mamuju Tengah
BB - Mateng., Penandatanganan kerjasama media online adalah bentuk kolaborasi strategis—sering disebut media partner atau kontrak advertorial—antara sebuah instansi pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah dengan pers untuk publikasi berita, iklan, atau banner. Dokumen ini mengikat kedua pihak secara hukum mengenai hak, kewajiban, jangka waktu, dan nilai kontrak. 
Berikut adalah detail penting terkait penandatanganan kerjasama media online dengan tujuan kerjasama, untuk Meningkatkan eksposur, menyebarluaskan informasi kegiatan, dan membangun citra positif melalui media online.

Kepada Dinas Kominfo, Hajai memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran para insan pers. 
 Hajai mengajak untuk bermitra dan saling mendukung, dalam melaksanakan kegiatan dalam jurnalis.
Dalam kegiatan tersebut jurnalisme diminta untuk mengutamakan konten yang bersifat edukatif dan konstruktif bagi masyarakat. Mengedepankan diskusi profesional jika menemukan isu miring sebelum diangkat ke ruang publik. Menjalankan tugas jurnalistik sesuai kaidah dan etika yang berlaku. (*34)
Share:

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Mateng Dari Fraksi PKB Umar H. Pengurus Yayasan KB Mandiri Di Desa Salulkbo,

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Mateng Dari Fraksi PKB Umar H. Pengurus Yayasan KB Mandiri Di Desa Salulkbo,
BB - Mateng., Kunjungan Kerja Anggota DPRD Mateng Dari Fraksi PKB Umar H. Ke pengurus yayasan, seperti yang dilakukan Anggota DPRD Mateng Dari Fraksi PKB Umar H. Ke Yayasan KB Mandiri Di Desa Salulkbo,, bertujuan untuk meninjau Keluhan Siswa Yayasan KB Mandiri Sudah 1 Bulan Tidak Masuk Sekolah.
Umar H. Kegiatan ini memperkuat pengawasan dan dukungan pemerintah terhadap lembaga non-profit. 

Lanjut Umar H, Mendengar langsung kendala atau kebutuhan yayasan, seperti kebutuhan guru yang mengakibatkan selama 1 bulan anak muridnya tidak masuk sekolah, kata orang tua siswa menyampaikan keluhan terkait guru yang sudah pindah tugas karena lulus P3K paruh waktu. Kata perwakilan orang tersebut anak kami tidak masuk sekolah karena ke pindahan guru yang selama ini mendidik anak-anaknya, Itu alasannya. 
Lanjut Umar selaku Anggota DPRD Mamuju Tengah Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan yayasan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. Desa Salulkbo ucapnya. (*34)
Share:

Kadis Pendidikan Mamuju Tengah Tanggapi Keluhan Siswa Yayasan KB Mandiri Sudah 1 Bulan Tidak Masuk Sekolah

Kadis Pendidikan Mamuju Tengah Tanggapi Keluhan Siswa Yayasan KB Mandiri Sudah 1 Bulan Tidak Masuk Sekolah 
BB - Mateng., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah, Kadis Pendidikan Marhuding S.Pd.i, M.M,  meninjau langsung kinerja dewan guru di KB Mandiri koromana Salulekbo hari Senin 2 Februari 2026. 

Dalam kunjungan tersebut, orang tua siswa dan pihak yayasan dan guru-guru yang ada, supaya tidak ada lagi alasan tidak melaksanakan proses belajar, untuk anak KB Mandiri.
Kadis menyampaikan, kasihan anak-anak kita kalau tidak ada proses pembelajaran apalagi anak-anak kita ini masih membutuhkan bimbingan.

Dalam kunjungan tersebut, orang tua siswa menyampaikan keluhan terkait guru yang sudah pindah tugas karena lulus P3K paruh waktu. Kata perwakilan orang tersebut anak kami tidak masuk sekolah karena ke pindahan guru yang selama ini mendidik anak-anaknya, Itu alasannya. "Harapan kami adalah anak-anak kami bisa mendapat pendidikan seperti biasanya ucapnya.
Kadis Pendidikan Marhuding S.Pd.i, M.M, mengatakan, telah melakukan klarifikasi langsung ke Yayasan KB Mandiri atas informasi yang la terima.

Lanjut Kadis Ketika menerima Informasi tentang Anak murid Yayasan KB Mandiri tidak masuk sekolah selama 1 bulan, Saya bersama Anggota DPRD Mamuju Tengah dari fraksi PKB Umar H. Dan Kepala Desa Salulkbo AMIRUDDIN langsung bertemu dengan ketua yayasan dan Dewan Guru bersama Kabid Paud Nirma.S.Pd.,M.M. untuk menuntaskan apa yang menjadi keluhan yang mengakibatkan terhentinya pembelajaran ini.
Insyaallah mulai besok orang tua siswa sudah bisah memasukan kembali anak-anaknya untuk kembali ke sekolah karena ternyata di KB Mandiri ini ada 3 guru yang sudah siap untuk memberikan pembelajaran, saya berharap tidak ada lagi persoalan karena kurangnya komunikasi baik dari ketua yayasan maupun guru dan orang tua murid. Harapnya (*34)
Share: